Rencana Keuangan Sederhana ( Bagian 2 )

Rencana keuangan sederhana selanjutnya adalah berupa investasi dana pensiun apabila perusahaan tempat bekerja tidak menyediakan fasilitas tersebut. Investasi lainnya dapat berupa dana kesehatan juga bagi yang di tempat kerjanya tidak disediakan fasilitas dana kesehatan. Dana kesehatan ini sangat penting bagi karyawan yang masih berstatus belum menikah, dan bagi yang sudah menikah ( berumahtangga )sangat disarankan untuk mengikuti. untuk yang belum menikah, asuransi jiwa dapat dimasukkan ke dalam investasi apabila ada pihak yang menggantungan hidup pada dirinya ( mis. orang tua ). selain asuransi jiwa, bagi yang telah berumah tangga dan sudah memiliki anak, tabungan pendidikan juga menjadi sesuatu hal yang sangat urgen.

Sementara itu, untuk perbandingan besarnya dana yang diinvestasikan dengan pengeluaran rutin ( termasuk biaya hidup ) bisa terdiri dari 35 % investasi dan 65 % pengeluaran rutin. Ini menggunakan asumsi bahwa kebutuhan rutin manusia sekitar 65 % dari total gajinya per bulan, nah dari yang investasi sebesar 35 % itu sebaiknya 10 % dialokasikan untuk tabungan. Persentase diatas masih dapat disesuaikan kembali, yang paling penting adalaha angka yang ditargetkan di atas adalah angka minimal. Jika penghasilan yang didapatkan perbulan lebih dari cukup, boleh saja persentasenya dibalik menjadi 35 % untuk pengeluaran rutin dan 65 % untuk biaya investasi.

Dengan ditentukannya perencanaan keuangan tersebut diharapkan peserta akan menjadi lebih peduli terhadap kebutuhan hidupnya kelak beserta risiko yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s