Rencana Keuangan Yang Matang

Rencana keuangan yang matang dapat menekan risiko kerugian finansial di masa depan, salah satunya untuk masalah pemenuhan biaya pendidikan. FYI aja, kenaikan biaya pendidikan bisa melampaui 27 persen per tahun, jauh lebih tinggi dari laju inflasi umum. Saat ini keluarga miskin masih cukup banyak di indonesia, dimana biaya pendidikan bukan satu – satunya masalah keuangan yang menjadi problema, masih ada permasalahan lain seperti rumah layak, makanan yang sehat, kesehatan lingkungan, dan juga pensiun yang tidak morat – marit.

Oleh karena itulah rencana keuangan yang matang merupakan modal penting untuk mencapai tujuan finansial kita dapat lebih mudah tercapai. Dengan rencana keuangan yang matang seseorang dapat menggunakan uang dengan bijak sesuai dengan skala prioritas. Karena tidak ada jaminan pada masa tua nanti keadaaan akan baik – baik saja.

Lantas bagaimana rencana keuangan yang baik, pertama tentunya kamu harus tentuin tujuan keuangan dengan baik dan mastiin tujuan keuangan tersebut sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Prinsip utama dalam perencanaan keuangan adalah mengatur agar pemasukan selalu lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran. Untuk itu siapapun perlu tahu berapa penghasilannya. Setelah penghasilan diketahui selanjutnya bisa menentukan pos pengeluaran ingin dikemanakan saja.

Pos pengeluaran bisa dalam bentuk sedekah, dana darurat, pengeluaran asuransi, terutama asuransi jiwa dan kesehatan bagi sang pencari nafkah utama di keluarga. lalu selanjutnya investasi untuk mengembangkan kekayaan minimal 10 persen dari penghasilan. dan yang paling utama tentu pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau kebutuhan sehari – hari.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s